Happy day ever i had! Congratulation Krisnadi Ananto.

Ah, rasanya akhir-akhir ini aku terus mendapatkan kabar bahagia dari teman-temanku. Bagaimana tidak, baru saja salah satu sahabat dekat menikahi sahabatnya sendiri, dilanjut dengan acara pertunganangan member group pertemanananku, sekarang ditambah lagi munculnya postingan seorang sahabat sudah melakukan lamaran kepada calon pilihan hidupnya. Bahagia sekali rasanya aku melihat dan mendengar mereka berani mengambil keputusan yang sangat besar itu. insya allah aku menyusul, batinku.

screen-shot-2017-01-03-at-8-22-52-pm
Happy!! (Source : Aldo Facebook Photo Album)

Kali ini aku mendapatkan kabar bahagia itu dari aldo, nama aslinya krisnadi ananto, namun aku heran, mengapa ia justru dipanggil dengan nama aldo yah? Sudahlaah, tidak perlu membicarakan masalah penamaan ini. Aku mengenal aldo pada awal masa perkuliahanku di salah satu universitas katolik di kota bandung. Orangnya ramah, bahkan cenderung santai. Tidak seperti teman-temanku yang bisa aku ajak bicara panjang lebar, aldo ini lain. Aku jarang melakukan perbincangan panjang dengannya. Kesederhanaannya sangat patut di acungi jempol. Meskipun sangat berkecukupan, namun polah hidup sederhana yang dianutnya benar-benar membuatku iri padanya. Dalam kesehariannya ia tidak pernah menunjukan sebarapa berada dirinya. Tinggal disebuah apartemen mewah dibilangan bandung utara, dengan liburan khas eropa yang bisa ia lakukan setiap saat tidak pernah ia tunjukan didepan teman-temannya. Ia selalu nampak sederhana jika sedang berkatifitas bersama. Unik saja menurutku, kesederhanaannya sebanding dengan kebaikannya terhadap teman-temannya. Ia tidak pernah canggung untuk membantu sesama teman yang sedang mengalami kesusahan. Ia juga tidak pernah risih jika harus makan bersama di warung makan kecil nan tidak higienis. Semua nampak biasa saja bahkan ia lebih memilih untuk menggunakan jasa angkutan umum meskipun bukanlah hal yang sulit baginya untuk meminta kedua orangtuannya mobil mewah sebagai sarana transportasi selama ia kuliah.

screen-shot-2017-01-03-at-8-22-14-pm
Best Nine Happy Engagment, Aldo and Sonia (source Aldo Facebook Photo Album)

Aku pernah kaget ketika suatu saat ia berbisik padaku untuk meminjam uang senilai duaribu rupiah. Saat ditanya untuk apa, ia menjawab dengan santai bahwa uang tersebut akan digunakan untuk membayar jasa angkutan umum dari kampus ke kediamannya yang tidak jauh dari kampus. Aku tertawa terbahak-bahak mendengar itu, sembari memberikan uang pas seusuai dengan permintaannya. Meskipun ia bisa saja memintaku untuk mengantarkannya pulang, namun rasa tidak enakannya membuatnya tidak berani jika harus merepotkan orang lain yang dimintai bantuan olehnya. Ada-ada saja, batinku.

screen-shot-2017-01-03-at-8-23-15-pm
source : Aldo Facebook Photo Album

Suatu hari, aku pernah bersamanya naik travel ke bekasi. Bekasi memang rumah domisilinya. Saat itu aku mendapatkan tugas di bekasi, dan aldo memang berancana untuk pulang ke rumahnya, karena saat itu memang masa perkuliaahn sudah selesai. Akhirnya kami memesan satu travel yang sama dibilangan cihampelas dengan tujuan bekasi. Sepanjang perjalanan, ia membicarakan mengenai kuliahnya yang semakin hari justru semakin sulit dan membosankan. Aku hanya tersenyum karena akupun merasakan hal yang serupa dengannya. Selain kami membicarakan bisnis-bisnis kecil yang mungkin bisa kami jalankan setelah lulus nanti. Ia juga antusias menanyaiku mengenai tugas yang akan aku lakukan di bekasi. Sampai-sampai ia memberikan tawaran padaku untuk tinggal sementara di rumahnya. Namun karena aku juga sudah mendapatkan penginapan gratis, maka akupun menolak tawarannya dan meminta maaf padanya karena sebetulnya aku sudah ditunggu di tempat tugasku. Sekitar pukul 19.00 kami sampai di pool travel di bekasi. Aldo memintaku untuk singgah sebentar di rumahnya sebelum aku pergi ke tempat tugasku. Akupun mengiyakannya sebagai rasa terima kasihku karena sudah menemaniku selama di travel. Kamipun di jemput oleh adiknya di pool tersebut. Saat perjalanan pulang menuju rumahnya, aldo langsung menelpon salah satu ojek langganannya untuk mengantarkanku ke lokasi tugasku yang ternyata cukup jauh dari kediamannya. Dan tanpa menunggu lama, abang ojek-pun sudah menanti di depan kediamannya sebelum kami sampai. Setelah pamit, akupun langsung berangkat dengan abang ojek ke tempat tugasku.

screen-shot-2017-01-03-at-8-24-31-pm
source : Aldo Facebook Photo Album

Dalam perjalanan, abang ojek terus bercerita tentang kesederhanaan aldo. Bagaimana tidak, dengan 4 buah mobil mewah mentereng parkir di garasi rumahnya, namun ia tetap setia menggunakan jasa abang ojek tersebut untuk berpergian kemanapun. Bahkan ia tidak malu untuk menggunakan jasanya pergi menemui pacar tercintanya yang sekarang sudah ia lamar. Aku makin salut dengan kesederhanaannya. Setelah sampai, abang ojek tersebut langsung pergi meninggalkanku. Menurutnya, ongkos ojekku sudah dibayarkan oleh mas aldo. Terimakasih bang aldo, batinku seraya mengucapkan terimakasih kepada abang ojek tersebut.

Aku tidak tahu kapan tapatnya aldo melamar sang gadis pujaannya yang sudah 10 tahun bersamanya. Aku hanya melihat dari postingan facebook milik kekasihnya yang juga bertaman denganku. Ucapan selamat terus bermunculan di group pertemanan kami. Sehingga akupun kemudian mengucapkan ucapan selamat dengan suka cita kepadanya. Berharap semua jalan menuju hari H akan lancar tanpa hambatan yang berarti. Selamat bertunangan aldo, selamat menempuh hidup baru. Doakan kami semua cepat menyusulmu.

Jakarta, 03 Januari 2017.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s