Saumlaki Series; City and their development

Saumlaki dan semua pembangunannya.

Hari itu, rabu 20 july 2016, tiket keberangkatanku ke kota Saumlaki sudah ter-issued. Aku memutuskan untuk kembali berkelana ke sebuah pulau di wilayah timur Indonesia yang dapat dibilang masih sangat memerlukan bantuan dari teman-taman yang berada di wilayah barat dalam segi pembangunannya. Disisi lain, aku yang kala itu masih menjalani peran sebagai pekerja lepas, menjadikan tawaran ini adalah sebagai tantangan baru bagi diriku. Sehingga tanpa pikir panjang, aku langsung mengiyakan tawaran tersebut.

Kota Saumlaki sendiri letaknya berada di wilayah administratif Maluku Tenggara Barat. Jaraknya kurang lebih 2919 kilometer dari Jakarta. Kota ini merupakan kota kecil dimana pusat pemerintahan Maluku Tenggara Barat berada. Kota ini berada di semenanjung teluk selatan pulau Yamdena. Hanya ada sedikit penerbangan perintis untuk bisa mengantarkan pengunjung masuk ke kota ini. Sebaiknya jangan bayangkan kota ini seperti kota-kota kecil yang ada di Pulau Jawa. Untuk masuk ke kota ini, hanya ada rute penerbangan yang dikelola oleh beberapa maskapai saja. Garuda dan Lion melalui anak perusahaannya yaitu Wings Air adalah dua operator besar yang sampai saat ini masih terus setia mengantarkan para pengunjung untuk dapat singgah di pulau yang berdiri di atas laut Arafuru. Dahulu, hanya ada satu bandara yang dioperasikan dipulau ini, Bandara olilit, namun karena pembangunan kota yang semakin terus meningkat, maka pemda setempat menyegerakan untuk membangun sebauh bandara baru yang lebih besar dan lebih luas. Bandara Matilda.

Kota saumlaki sendiri bukanlah kota yang asing bagiku. Sebelumnya, ditahun 2015, aku sudah pernah mengunjungi kota ini disela-sela kepulanganku setelah bertugas dipulau Wetar, Maluku Barat Daya. Kurang lebih dua minggu berada dikota itu, aku menyempakan diri untuk berwisata mengunjungi beberapa tempat menarik yang lokasinya masih bisa diakses dengan kendaraan sewaan.

Setahun sebelumnya, menurut informasi dari seorang teman yang memang bertugas di pulau ini, pembangunan insfrastruktur kota terus digenjot. Semua insfrastruktur baik jalan, rumah dinas, perkantoran, dan sarana lainnya berdiri dalam waktu yang cukup singkat. Bahkan menurutnya, pembangunan dikota ini terbilang sangat cepat. Aku masih teringat ketika saat itu, temanku tersebut menunjukan sebuah bangunan gereja yang sudah hampir rampung. Di saat yang bersamaan, ia juga menunjukan padaku bangunan megah kantor bupati baru yang baru saja selesai dibangun. Indah, pikirku.

Pun demikian dengan hari ini. Dimana ini adalah hari pertamaku kembali berada di kota yang menurutku relatif sangat kecil. Semua rekaman memori tahun lalu yang masih tersimpan rapi di pikiranku kembali terbuka. Sekarang, Gereja sudah selesai dibangun. Kantor Bupati yang sempat rusak dibagian atap karena tertiup angin kencang sudah kembali rapi. Jalanan yang dulu teraspal mulus, mulai memudar karena faktor pemakaian dan sedang kembali diperbaiki. Yang membuatku kecewa mungkin hanyalah bangunan bandara yang masih belum ada perubahan semenjak aku pulang bulan desember 2015 tahun lalu. Ilalang disekitar jalan menuju bandara mulai tumbuh subur, bahkan sudah hampir memutupi sebagian badan jalan. Pelabuhan utama sudah mulai membaik. Terakhir kali aku melihatnya, jalanan utama dan gerbang pelabuhan masih belum terbangun. Kapal Pelni Pangrango yang sedang bertenger di dermaganya membuat bulu halusku seketika berdiri. Bertanya dalam hati, akankan ada kesempatan untuk kembali menaikinya dan menjelajah mengarungi indahnya alam Indonesia? Entahlah.

FYI : foto dokumentasi belum bisa di upload, karena jaringan di kota  ini sungguh “luar biasa”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s