Dia.Lo.Gue Artspace, The Hits Stairs !

Sehari berada di Jakarta membuat aku gelisah. Setelah menghadiri acara pelepasan semalam, aku hanya berada di balik selimut kamar hotel yang cukup tebal. Ini bukan bertanda bahwa suhu di Jakarta berubah menjadi dingin, melainkan hanya suhu di dalam kamarku yang telalu dingin untuk seukuran kota Jakarta. Melihat jendela kamar yang sudah terbuka sejak pagi, aku malah semakin malas untuk bergegas bangkit dan beraktivitas. Suhu diluar Jakarta sungguh menakutkan, melihatnya saja sudah berasa malas, apalagi harus beraktivitas didalamnya. Namun, lama barada di dalam hotel juga membuatku merasa sangat bosan. Teman satu kamar kamudian mengajakku untuk turun ke restoran untuk sarapan. Akupun langsung bangkit dan mencuci sedikit mukaku, kemudian berjalan meluncur ke restoran.

DSCF7576
Art is a lie that makes us realize truth – Picasso

Saat sarapan, notification whatapps-ku berbunyi. Sahabatku menanyakan status keberadaanku saat itu.

            “Jadinya pulang langsung ke Bandung, apa masih di Jakarta?” Tulisnya.

            “Jaks donk!” jawabku.

            “Ayo kemana kita?” ku lanjutkan isi pesanku padanya.

            “Kemana yah?, Aku mau ajak dirimu ke tempat hits Jaks.” Balasnya.

            “Anter dulu ke DeepEx tapi, penasaran.” Jawabku.

            “Oke, berangkat jam berapa?”

            “Jam 11.00 Pas berangkat.” Instruksiku.

            “Sip, ketemu di TKP langsung yah, aku juga berangkat jam 11.00 pas.” Persetujuannya.

DSCF7644
Art Addict

Akupun melanjutkan pengambilan beberapa menu sarapanku meskipun waktu pengambilan makanan sudah selesai saat itu.

Busway menjadi sarana transportasi satu-satunya yang aku andalkan saat pergi menuju tempat yang sudah dijanjikan. Keluar dari hotel, aku langsung menuju halte busway yang letaknya memang tidak jauh dari keberadaan hotelku. Untungnya, tidak lama aku menunuggu, sebuah bus jurusan kampung melayu datang. Akupun naik ke dalam bus yang sedang kosong tersebut. Udara panas Jakarta tidak membuatku menyerah untuk sampai di JCC setelah berjalan panjang di jembatan Semanggi.

IMG_2325
#dialoguestairs

Setelah bertemu dengan temanku, kamipun langsung bergegas pindah ke sebuah tempat yang namanya tidak lekas diberitahu oleh temanku tersebut. Sebelumnya, ide untuk bertemu dengan teman lain di kawasan Blok M pun terbesit. Akupun setuju untuk mengunjunginya dan bertemu agar perjalannku kali ini menjadi ramai. Kamipun kemudian meluncur ke kawasan Blok M dan bertemu dengan teman yang lain. Rupanya, temanku yang berada di Blok M sedang asik nongkrong di kafe Filosopi Kopi milik seorang artis yang terkenal karena film dengan judul yang sama dengan nama kafe tersebut. Namun karena suasana kafe sangat ramai, akhirnya kami memutuskan untuk pindah tempat ke sebuah tempat di bilangan Kemang. Uber-pun kami pesan, dan kami meluncur ke tempat tujuan baru kami.

Dia.lo.gue. Ternyata sobatku mengajak kami ke sebuah Artspace bernama Dia.Lo.Gue dibilangan kemang. Tempatnya unik menurutku. Dari luar sebuah toko asesoris dan berbagai craft and gift dipajang dengan sangat manis. Semua barang yang ditawarkan unik serta lucu. Toko tersebut menghiasi bagian depan bangunan dan menjadi akses pintu masuk kedalam bangunan utama yang memikili konsep seni tersebut. Setelah masuk, ruangan kosong dengan dinding yang penuh dengan karya seni berupa lukisan banyak terpanjang. Aku dapat menyimpulkan bahwa hari itu sedang ada sebuah pameran seni lukis dari seorang seniman entah siapa namanya.

DSCF7600
Feeling Cozy


Frame
frame berukuran besar tergatung rapi disetiap pojok rungannya. Berbagai lukisan dengan tema yang berbeda juga terpampang rapi dan berjajar mengisi dinding kosong diruangan lainnya. Semakin menuju ruangan utama, sebuah café bernuansa rumah terasa begitu sangat cozy. Furniture klasik yang menghiasinya juga membuat suasana ruangan semakin menarik dan nyaman. Rupanya, dibelakang café terdapat sebuah tangga unik yang kemudian menjadi icon dari artspace ini. Tangga ini merupakan tangga awal dari perjalanan Andra Martin Architect yang mengubungkan ruang pamer, lobby dan kantor. Desain yang memenangkan penghargaan tertinggi nasional di bidang arsitektur ini kemudian dipakai oleh para pengunjung yang datang untuk berfoto ria. Dialah Indra Loenardi, sang fotografer pertama yang mengabadikan tangga unik ini, dan kemudian banyak dipakai sebagai tempat ber-selfie ria oleh para pengunjungnya serta banyak dipublikasikan baik secara nasional ataupun mancanegara.

DSCF7591
Color Sketch

Beragam makanan-pun dijual di café ini. Mulai dari menu western sampai menu lokal seperti nasi goreng dan kwetiaw pun menjadi makanan favorit yang dipesan oleh pengunjung yang datang. Aku kemudian memesan kopi tubruk dan kwetiaw sebagai menu makan soreku saat itu. Sambil menikmati cita rasa kopi robusta, aku tersenyum melihat teman-temanku yang dengan sangat antusias mengabadikan moment di tangga Hits tersebut.

IMG_2341
Finally we meet up.

Informasi Dia.Lo.Gue Artspace :

Jalan kemang selatan. Jakarta Selatan.

Rute pastinya aku tidak tahu karena aku belum mengenal kawasan ibukota. Cara gampang mengunjunginya : buka layanan transportasi online atau taxi ke bilangan kemang. Hehe.

Sebisa mungkin berkunjung sebelum jam 19.00 karena pada jam tersebut Café akan tutup.

Bawa kamera pribadi, atau minimal handphone berkamera. Jika tidak ada, boleh meminjam kamera pengunjung lain dan jangan lupa sekalian minta nomor Hp-nya, atau minimal ID LINE-nya untuk berbagi foto (baca: moment).

Advertisements

One thought on “Dia.Lo.Gue Artspace, The Hits Stairs !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s