Ngopilok : Savour Coffee of Pontianak

Ngopilok, sensasi kopi pontianak

Sore itu hujan rintik-rintik yang mengguyur kota Bandung menuntunku untuk singgah disalah satu kedai kopi yang berada di jalan surapati. Sebentulnya bukan faktor kebetulan juga aku singgah di tempat tersebut, melainkan siang sebelumnya beberapa teman lama yang ada dalam group Whatapps-ku sedang ramai berdiskusi dan mengajakku untuk bertemu sambil mencicipi rasa kopi di kedai tersebut. Aku sendiri sebenarnya bukan seorang yang gemar mencicipi variasi jenis kopi. Bahkan, apabila ditanya seperti apa cita rasa kopi yang enak, pasti jawabanku hanyalah gelengan kepala sebanyak 3 kali yang menandakan bahwa aku tidak tahu. Momen ngopi bareng ini sebetulnya hanya menjadi alasanku untuk bisa bertemu dengan mereka dan juga sebagai ajang untuk berdiskusi dan bersilaturahmi. Aku diantar oleh seorang teman menuju tempat kopi tersebut, namun karena teman yang mangantarku memiliki acara setelahnya, jadi aku hanya di drop saja di lokasi tujuanku.

IMG_2191
Happiness Is Cup Of Coffee

Tempat itu masih sepi, hanya ada sekitar 4 orang pengunjung saja yang sedang asik menikmati secangkir kopi yang disajikan dengan menggunakan gelas yang terbuat dari seng. Lantunan lagu mellow khas payung teduh samar-samar bisa kudengar lantunannya. Aku belum berani masuk ke kedai tersebut karena memang belum ada satupun temanku yang duduk di kedai tersebut. Kembali aku mengecek Whatapps-ku untuk mamastikan kepastian kedatangan meraka. Sambil menunggu, aku pun pergi mengisi perut kosongku di sebuah warung pecel lele yang tidak jauh dari lokasi kedai kopi tersebut. Saat makan, notifikasi whatapp-ku berbunyi dan berisi pesan dari salah satu teman yang memberi tahuku bahwa dia sudah berada di TKP. Akupun mempercepat laju makanku dan kemudian bergegas untuk menghampirinya.

IMG_2200
France Press

Kedai Ngopilok namanya. Menurut sang Owner, Ngopilok dapat berarti ayo ngopi, harus ngopi ataupun kudu ngopi. Ngopi sendiri dalam bahasaku berarti ajakan untuk meminum kopi. Ngopilok merupakan pengucapan dari bahasa malayu. Kedai ini tidak begitu besar. Berada ditengah-tengah pertokoan aktif membuat tempat ini menjadi sebuah oase bagi para pekerja yang ingin menikmati sensasi kopi saat siang ataupun malam hari. kedai ini menyajikan aneka ragam kopi, jenis kopi arabika dan robusta tersedia di kedai ini. Meskipun banyak varian jenis kopinya, namun kedai ini memiliki satu jenis kopi dari Pontianak yang menjadi menu unggulannya. Metode yang ditawarkan sang barista untuk menyajikan kopi khasnya adalah metode manual brewing. Aku sendiri sebetulnya tidak memahami apa itu maksudnya, yang pasti menurut sang barista, metode ini digunakan untuk mengolah kopi jenis robusta atau arabika dengan tujuan agar cita rasa kopinya keluar dan memberikan sensasi yang khas bagi para pemikmatnya. Entahlah, aku pikir semua rasa kopi hitam itu sama : Pahit.

IMG_2198
Owner Ngpilok

Menu yang unik di kedai ini adalah kopi pancongnya. Bukan asal sebut dan asal memberikan nama, ternyata pancong itu memiliki filosopinya dan sejarahnya tersendiri. Sambil bercerita dengan sang Owner, Pancong itu memiliki arti potong. Sejarah pancong itu sendiri berawal dari tradisi minum kopi di Indonesia, khususnya di Pontianak pada jaman kolonial, bahwa hanya orang-orang kaya dan bangsawan saja yang bisa menikmati sensasi dari kopi tersebut. Sedangkan orang pribumi, apalagi bangsa buruh dan kuli, jangan harap bisa menikmatinya. hal Ini karena selain waktu itu harga kopi sangat mahal, keberadaan kopi juga tidak melimpah seperti sekarang. Dan untuk mengakalinya, maka porsi kopi yang biasa diminum oleh para bangsawan tersebut di potong atau dipancong baik harga dan takarannya agar kaum buruh saat itu juga bisa menikmatinya. Dan kemudian, folosopi inilah yang di pegang oleh sang owner untuk kedai kopinya. Filosopi ini menjadi visi dan misi kedai tersebut. Menurut ownernya, mengapa harus membeli dengan harga mahal apabila rasa dan kualiatasnya sama. Kedai ini tidak hanya menjual kopi saja. Aneka makanan khas Pontianak juga tersedia. Aku berkesempatan memcicipi bakwan ebi (udang) khas Pontianak. Dengan tambahan sambal cabe yang pedas, bakwan tersebut berhasil membuat tanganku terus memotong makanan tersebut sampai titik penghabisan, ini karena memang aku yang sedang kelaparan. Melihat menu unggulan dari kedai ini, sang pemilik ingin menghadirkan nuansa khas Pontianak. Ini terbukti dari jenis kopi dan makanan yang ditawarkannya, semua berasal dari Pontianak.

IMG_2194
Dapur Pacu Ngopilok

Aku sempat merasa tergangggu kerena adanya beberapa bagian interior kedai yang rusak. Saat aku mengunjungi kedai tersebut, baki penampung air tergeletak tepat disamping tempatku duduk. Baki tersebut tenyata adalah wadah yang digunakan untuk menampung tetesan air yang turun dari atap kedai tersebut. Tanpa mengurangi rasa hormat, sang ownerpun meminta maaf pada kami atas ketidak nyamanan tersebut. Kamipun bisa memakluminya karena memang beberapa hari ke belakang, kota Bandung terus diguyur hujan yang sangat besar dan kebocoran merupakan hal yang umum ditemui di beberapa bangunan, tidak terkecuali kedai kecil. Tapi secara keseluruhan kedai ini sangat asik untuk dikunjungi.

IMG_2196
Ngopi Santai – Ngopi Pancong

Obrolan panjangku mulai tidak jelas arahnya. Dari hal serius sampai hal kecil yang membuat kami semua tertawa sudah terbahas. Obrolan seputar bisnis dan gossip serta ejekan sudah keluar semua. Cangkir-cangkir yang terisi kopipun sekarang sudah kosong dan hanya menyisakan sedikit ampasnya saja. Kepulan asap rokok mulai menipis dan sayup-sayup lagu sudah mulai mengecil suarannya. Rintikan hujan diluar sudah mulai mengecil, dan akhirnya kamipun pamit kepada sang empunya kedai yang sedang sibuk merapikan kursi dan meja yang berantakan. Sebelum meninggalkan kedai tersebut, aku menyempatkan diri untuk meminta secangkir air putih sebagai penawar rasa pahit dilidahku. Selamat malam kedai kopi Pontianak.

Informasi lokasi Kedai Ngopilok : Jalan Surapati no 235. Pertokoan sebelum perempatan Jalan Pahlawan dan Jalan Katamso – Kota Bandung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s