“Alien” di Sekolah Dasar Tomliapat

Menyenangkan saat pertama kali masuk ke sebuah kelas yang ada di desa tomliapat di pulau wetar ini. Awalnya murud murid memberikan pandangan sinis dan pandangan yang seolah enggan memerima orang asing ke dalam kelas mereka. Sebenarnya ini sudah menjadi sebuah niatan untuk bisa membantu para ibu guru yang kerepotan mendidik anak anak usia SD yang terbilang banyak. Keberadaan guru di desa ini sangat minim sekali. Niat itu terpaksa harus ditunda sampai beberapa hari karena memang belum ada waktu yang pas untuk bertemu dengan kepala sekolah sekedar meminta izin untuk ikut membantu mengajar di desa ini. Hari itu adalah hari sabtu, anak anak sekolah sebetulnya belajar seperti biasa, namun karena hari sabtu, maka kegiatan belajar lebih santai daripada hari hari lainnya. Ibu guru pun nampak ada yang pulang dan tidur dahulu disaat anak anak sedang mengerjakan tugas yang mereka berikan di kelas. Lucu memang, disaat anak anak sedang focus untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh ibu guru, tetapi ibu guru sendiri malah pulang ke rumah untuk beristirahat karena alasan mengantuk. Sampai seketika ada seorang murid yang mendatangi rumah ibu guru mereka, mencarinya dan beralasan bahwa tugas mereka di kelas sudah selesai mereka kerjakan. Saat itu banyak anak anak yang berkeliaran di luar kelas. Melihat situasi seperti ini rasanya menjadi kesempatan untuk bisa masuk menyelinap ke dalam kelas kelas. Kamera terbukti jitu untuk bisa berkomunikasi dengan anak anak di desa ini. Tinggal menyalakan kamera dan menjadikan mereka sebagai objek langsung membuat kami akrab. Tak heran jika suatu saat, takkala berpapasan dengan meraka hanya ucapan : “mas, foto mas foto”, dengan senyum yang masih malu malu yang terlontar. Awalnya koridor di samping kelas langsung berubah menjadi studio mini tempat anak anak berkumpul untuk menujukan pose pose keren mereka. Satu dua orang mulai berdatangan dan langsung kerumunan pun terjadi.

suasana sebelum gaduh
suasana sebelum gaduh

Sambil bertanya kegiatan seputar sekolah, akhirnya kami pun berjalan memasuki koridor utama sekolah dasar Kristen ini. Anak anak langsung seperti membuat sebuah tour untuk memberikan informasi mengenai ruangan ruangan yang kami lewati. Beberapa anakpun berlari larian penuh semangat ingin menujukan ruang kelas meraka saat belajar. Berdosa sebenarnya takkala izin memasuki kepada kepala sekolah tidak dilakukan. Sempat menjadi malu takkala kepala sekolah akhirnya datang dan melihat kami yang sedang berkerumun dalam test matematika singkat mengenai perhitungan penjumlahan dasar. Saat anak anak kebingungan dengan pertanyaan cerita mengenai jumlah perahu yang harus dibagikan sandi pada bule dan yeno secara merata jika sandi memiliki 8 buah perahu. Ada yang menjawab dua, empat, atau bahkan tidak usah dibagikan karena harga perahu sangat mahal. Senyum dan tertawa pun menyelimuti semua anak yang sedang berkumpul itu. bahkan ada seorang adik yang mungkin sedang sakit flu namun dengan tetep semangat menjawab pertanyaan pertanyaan yang di ajukan tanpa perlu menyekat ingus yang sudah memanjang dilubang hidungnya. Pemandangan ini memberikan kesan menggelitik tersendiri bagi yang melihatnya. Semakin ramai ruang kelas 3 itu, mengundang banyak perhatian bagi murid murid lain yang masih diluar. Bahkan para orang tua pun ada yang sesekali penasaran terhadap situasi yang terjadi di sekolah karena suasana ramainya tidak seperti biasanya. Guru guru yang sedang beristirahat di rumah pun langsung kembali ke sekolah dan tersenyum melihat aktifitas yang dilakukan oleh murid muridnya. Kursi kursi mulai berantakan takkala kami akan memulai menonton beberapa video edukasi yang berhubungan dengan lingkungan. Sebelumnya teriakan mereka saat menyanyikan lagu Indonesia raya membuat semua orang yang mendengarnya pasti akan menatap kagum, karena mereka menyanyikan lagu tersebut dengan penuh semangat, suara serak pun tidak menjadikan penghalang mereka untuk mnenyanyikan lagu kebangsaan tersebut. Guru guru yang kemudian datang pun seketika langsung ikut menyanyikan lagu tersebut dengan diiringi senyuman. Saat sebuah leptop terpasang dan siap untuk memutarkan video, beberapa anak mulai tidak sabar untuk bisa menjadi penonton terdepan agar bisa terlihat dengan jelas videonya. Bahkan ada pula yang merapatkan kursi dan berdiri diatasnya agar pandangan mereka tidak terganggu.

DCIM100MEDIA
Menonton Video

Tak sedikit dari mereka yang menggoyang goyangkan kepala temannya dengan menggunakan tangan mereka, karena dirasa kepala temannya itu mengganggu pandangan meraka saat menonton. Kejadian ini sungguh membuat lucu, karena tak jarang akibat dari kejadian itu, suasana menjadi ribut dan kacau, sehingga pemutaran video pun dihentikan sejenak untuk membuat meraka tertib kembali. Secara pesan, meraka dapat dengan mudah mencerna isi dari video video tentang lingkungan tersebut, walaupun ada beberapa yang masih kebingungan mengenai pesan yang disampaikan oleh video-video tersebut. Sulit rasanya bagi mereka mengenal apa itu OZON, ATMOSFER, dan KARBON DIOKSIDA, karena sampai saat ini tidak pernah ada mata pelajaran yang membahas kata kata manakjubkan tersebut di sekolah mereka. Jangankan untuk belajar IPA, untuk belajar membaca pun buku panduan mereka sangatlah kurang. Tapi dibalik keterbatasan mereka, semangat dan mimpi mereka sangat besar dan layak untuk dibantu dalam menggapainya. Polisi, tentara, guru, dokter, itu adalah mimpi mimpi dan cita cita meraka di masa depan. Semoga semnagat mereka untuk meraihnya tetap berkobar, seperti takkala mereka menyanyikan lagu kebangsaan kita : INDONESIA RAYA.

SD Kristen DR. JB Sinatala – Tomliapat – 12 September 2015

Advertisements

One thought on ““Alien” di Sekolah Dasar Tomliapat

  1. Baca ini nerbangin bikin urang inget pas kita jadi “alien” di kelas SD De La Salle Mam. Pas lg jalan2 ditodong masuk kelas buat presentasi dan kenalan. Hahaha.. Keep writing Bro, take care !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s