Saumlaki Series; The Man Who Build Phinisi.

Lelaki muda dengan rambut yang terbelah ditengahnya itu sedang asik memainkan pekakas pertukangan yang dibawanya. Sambil duduk ia memahat sebuah kayu tebal yang kemudian ia bentuk menyerupai sebuah lekukan-lakukan simetris. Sesekali ia berhenti untuk mengambil nafas panjang dan mengusap peluh yang sudah mulai menetes dipelipisnya. Palu kayunya sangat berat, besi tempanya sangat tajam.

Saumlaki Series; Seaweed and Lermatang Society

Rumput laut dan masyarakat desa lermatang. “Hancur semua mas, seng ada lagi yang tersisa ee.” “Harga su turun sekarang mas, seng jelas.” “Seng ada bibit mas, katong cari yang cepat sa.” “Disini seng bisa mas kerja kelompok.” “Susah mas.” “Seng bisa mas.” “Seng tau mas.” “4000 mas.” “Satu karung satu juta mas.” “Pasir su paling … More Saumlaki Series; Seaweed and Lermatang Society

Saumlaki Series; The Story of a War Veteran

Wajah tuanya terlihat kosong. Tatapan matanya seakan hampa. Ia duduk di sebuah bangku plastik dan sedang asik berbincang dengan seorang bapak yang juga duduk bersama disampingnya. Pelafalan kalimatnya sudah tidak lancar, terbata-bata, seakan sudah tidak mampu lagi bersuara. Nada suaranya sangat pelan sehingga aku harus mendekatkan telingaku ketika memulai mengajaknya berbincang.

Saumlaki Series; Best Place to See a Sunset

Sore itu, adalah kali ketujuh aku mendatangi sebuah dermaga rusak yang ada tepat diujung di pasar omele. Pencarianku terhadap tempat terbaik untuk menikmati momen tenggelamnya matahari di ufuk barat masih belum selesai. Beberapa kali aku berjalan mengelilingi kota saumlaki, namun aku masih belum bisa menemukan tempat yang paling menarik untuk menikmati momen tersebut. Jika dilihat … More Saumlaki Series; Best Place to See a Sunset

Saumlaki Series; Lermatang Mayor and His Matakau

Sore hari aku sengaja berkunjung ke desa lermatang untuk bertemu dengan bapak kepala desa. Niat awalku bertemu dengannya adalah untuk melakukan kordinasi terkait dengan program pemberdayaan masyarakat rumput laut yang ada di desanya. Ini bukan pertama kalinya aku bertemu dengan beliau. Beberapa kali aku berjumpa di kediaman ataupun di kebun miliknya. Seperti hari ini, aku … More Saumlaki Series; Lermatang Mayor and His Matakau

Saumlaki Series; Beach And Our Soccer

Bola dan Pantai Dengan semangat mereka semua berlarian kesana kemari. Panasnya cuaca pantai saat itu tidak menyurutkan mereka untuk mencoba menjebol gawang lawan di depannya. Bola yang mereka tendang beberapa kali meleset dari sasaran karena kencangnya hembusan angin pantai. Teriakan seorang anak yang mengeluh karena tidak mendapatkan kesempatan menendang si benda bundar itu terdengar sangat … More Saumlaki Series; Beach And Our Soccer

Me And Her Favorite Ice Coffee.

Dia hanya tersenyum ketika aku menyodorkan sebuah botol minum yang hanya terisi setengahnya. “Apa ini?”, tanyanya dengan paras penuh penasaran. “Coba aja”, jawabku sambil merekahkan mulut lebar-lebar. Dia tidak langsung memimumnya melaikan hanya menciumi aroma yang keluar dari atas mulut botol yang telah ia buka. “Wangiiii, Suka banget sama wanginya”, celotehnya seketika setelah aroma minuman … More Me And Her Favorite Ice Coffee.

Saumlaki Series; Society And Their Aid’s

Masyarakat dan bantuan Perkenalanku dengan masyarakat desa yang akan aku dampingi rasanya tidak mendapatkan masalah yang berarti. Sebagai pendatang baru disebuah desa yang memiliki kultur dan budaya yang berbeda, diterima dengan baik merupakan suatu pengalaman yang tidak ternilai buatku. Aku datang dengan mambawa kental unsur peranakan sunda. Aku lahir di tanah Jawa, dan harus beradaptasi … More Saumlaki Series; Society And Their Aid’s